Skip to content

Jenis-Jenis Water Heater Kolam Renang

Tahukah Anda bahwa ada kolam renang yang airnya bisa disetting hangat. Ya, bukan air alami tapi dengan alat yang disebut sebagai heater kolam renang.

Alat ini sering dipakai di kolam renang-kolam renang hiotel, atau kolam renang pribadi yang pemiliknya ingin airnya bisa dibuat hangat untuk mandi/berenang.

Nah, kita akan coba bahas apa saja jenis heater kolam renang yang umumnya dipakai dan bagaimana cara kerjanya. Simak dan baca sampai selesai ya artikel ini.

Cara Kerja Heater

Kolam renang yang ada di luaran sana baik kolam renang pribadi maupun umu itu tidak hanya menggunakan air dingin saja.

Akan tetapi ada juga kolam renang yang airnya hangat. Biasanya, konsep ini diterapkan di kolam renang-kolam renang hotel atau lainnya yang banyak yang memiliki kolam renang air hangat.

Ada  yang air kolam renang hangat ini menggunakan air alami asli dari alam yang biasanya disebut pemandian air panas. Sedangkan untuk yang lainnya biasanya menggunakan penghangat buatan dengan alat khusus yang sering dikenal dengan sebutan heater.

6 Jenis Water Heater Kolam Renang yang Terkenal

Heater termasuk salah satu alat kolam renang yang berfungsi untuk memanaskan air kolam sampai memiliki suhu tertentu sesuai dengan keinginan kita.

Jenis heater kolam renang juga banyak yang bisa anda pilih sesuai dengan yang keinginan. Dengan mengetahui jenisnya maka ketika pilih produk heater kolam renang bisa pilih yang tepat.

Penghangat air kolam renang yang dihadirkan juga mempunyai ukuran yang beragam jenisnya. Oleh sebab itu, ukuran heater yang anda gunakan sebaiknya harus disesuaikan dengan ukuran kolam renang yang anda miliki itu.

 Jika ukuran kolam yang anda miliki ini semakin besar, maka kapasitas heater yang anda gunakan juga harus semakin besar. Ada beberapa jenis heater kolam renang yang dapat anda gunakan untuk melengkapi kolam renang milik anda.

Untuk anda yang menginginkan kolam renang dengan air yang hangat, anda bisa memilih heater kolam renang berikut ini ini. Dari masing-masing jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, anda bisa memilih sesuai dengan type kolam renang anda.

1. Heater Kolam Renang Elektrik

Jenis heater kolam renang yang bisa anda pakai untuk membuat air kolam anda menjadi hangat yaitu heater elektrik. Untuk alat penghangat kolam renang ini menggunakan energi listrik untuk memanaskan air kolam.

Untuk cara kerja yang perlu anda ketahui yaitu dengan menggunakan elemen-elemen pemanas yang teradapat pada bagian dalam mesin.

Heater elektrik juga memiliki 2 jenis yaitu instan elektric water heater serta electric water heater. Yang mana sudah lengkap dengan penampungan.

Untuk cara kerja instan elektrik water heater ini juga begitu sederhana. Air yang telah dipanaskan dengan heater ini bisa langsung dialirkan pada kolam renang.

Kemudian, untuk water heater listrik yang memiliki penampungan, cara kerjanya juga dinilai lebih efektif. Air yang telah dipanaskan, akan ditampung di dalam tempat penampungan. Selanjutnya air tersebut akan dialirkan ke kolam apabila akan anda gunakan.

Cara kerja:

  • Air kolam disirkulasikan melewati elemen pemanas listrik yang berada dalam heater.
  • Elemen listrik akan memanaskan air yang kemudian dikembalikan ke kolam.
  • Heater jenis ini cocok untuk kolam kecil atau spa.

Keunggulan: Tidak memerlukan gas.

Kekurangan: Butuh daya listrik besar dan proses pemanasan lebih lambat dibanding gas heater.

2. Air Conditioning Water Heater

Alat ini akan bekerja memakai freon yang dibuang dari AC. Freon panas akan dialirkan pada heart exchanger. Dengan demikian akan memanaskan air yang ada dalam tanki penampungan. Selanjutnya, air tersebut akan keluar dari penampungan dengan kondisi air yang hangat.

3. Heat Pump Water Heater

Cara kerja jenis heater ini mirip dengan air conditioning water heater, sebab sama-sama memakai freon. Akan tetapi, untuk heat pump, heater telah dirancang secara khusus untuk menghangatkan air.

Cara kerja:

  • Pompa panas menarik udara luar dan mengompresinya, menghasilkan panas.
  • Panas tersebut dialirkan ke penukar panas untuk memanaskan air kolam yang melewatinya.
  • Meskipun lebih lambat, sistem ini sangat efisien dalam penggunaan energi karena hanya “memindahkan” panas, bukan menciptakannya.

Keunggulan: Efisiensi energi tinggi, cocok untuk penggunaan jangka panjang.

Kekurangan: Tidak efektif di daerah bersuhu sangat rendah.

4. Gas Water Heater

Perlu anda ketahui, jika gas water heater ini merupakan penghangat yang menggunakan gas untuk dijadikan sebagai sumber energi di dalam menghangatkan air. Gas ini pada umumnya dari gas elpiji ataupun dari gas alam.

Cara kerja:

  • Air kolam dipompa melalui pipa ke dalam pemanas.
  • Di dalam pemanas, gas dibakar untuk menghasilkan panas di penukar panas (heat exchanger).
  • Air yang mengalir melalui penukar panas akan menyerap panas tersebut dan kembali ke kolam.
  • Sistem ini cepat menghangatkan air, tetapi biaya operasionalnya bisa cukup tinggi karena penggunaan gas.

Keunggulan: Cepat panas.

Kekurangan: Biaya gas cukup mahal, terutama untuk kolam besar.

5. Solar Water Heater

Untuk solar water heater ini merupakan lat penghangat air kolam rennag yang memanfaatkan tenaga matahari untuk dijadikan sebagai pemanas.

Cara kerja:

  • Air dipompa melewati panel surya yang ditempatkan di atap atau tempat terbuka.
  • Sinar matahari memanaskan air dalam panel tersebut sebelum air dikembalikan ke kolam.
  • Sistem ini ramah lingkungan dan hemat biaya.

Keunggulan: Biaya operasional sangat rendah.

Kekurangan: Tergantung pada cuaca dan intensitas sinar matahari.

Baca juga: Kapan Waktu yang Baik Untuk Berenang? Ini Penjelasannya

6. Solar Rubber Pool Heating

Jenis heater kolam renang yang bisa anda gunakan selanjutnya adalah solar rubber pool heating. heater ini ini bisa bekerja dengan cara memanfaatkan tenanga matahari dalam memanaskan air kolam renang.

Sama halnya dengan solar water heater, cara kerja heater ini pada bagian kolektor maupun penangkap panas matahari memakai panel karet.

Pemakaian panel karet ini disebabkan karena panel tersebut relatif kuat serta bisa tahan pada chlor maupun zat kimia kolam renang.

Untuk sistem pemanasan ini juga tidak memakai tanki maupun penampungan. Sehingga, air yang telah panas bisa langsung dialirkan pada kolam renang. Pemilihan heater kolam renang bergantung pada beberapa faktor, seperti iklim, biaya operasional, ukuran kolam, dan ketersediaan energi (gas, listrik, atau matahari).

Jika Anda mencari pemanas yang cepat, gas heater cocok. Namun, jika mengutamakan efisiensi energi, pompa panas atau solar heater bisa jadi pilihan terbaik. Selamat mencoba! <LH>