Skip to content

Contoh Gambar Instalasi Pipa Kolam Renang Overflow

Sebagai seorang awam, memahami ilustrasi gambar instalasi pipa kolam renang memang kadang membingungkan. Tapi, sebetulnya sangat simpel dan akan saya tunjukkan bagaimana gambar instalasi pipa kolam renang itu mudah dipahami.

Di artikel kali ini, saya akan mengajak Anda untuk memahami lebih jauh tentang bagaimana sistem kerja sirkulasi air kolam renang sebagai bagian dari tujuan instalasi pemipaan.

Sehingga, pada akhirnya nanti akan kita bedah apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat merancang instalasi pipa kolam renang. Termasuk ilustrasi gambar instalasi pipa kolam renang yang biasa dikerjakan para tukang kontraktor kolam renang.

Sebelum kesitu, kita akan mulai dari pengertian apa itu sistem instalasi pipa kolam renang dan seberapa penting/vitalnya sistem ini untuk kolam renang.

Apa itu Sistem Pemipaan Kolam Renang?

Sistem pemipaan merupakan sebuah sistem penyambungan pipa-pipa yang berfungsi sebagai jalur sirkulasi air kolam renang.

Sistem pemipaan kolam renang ini harus dirancang dan dipasang sebaik mungkin, sebab jika dilakukan secara asal-asalan akan berdampak buruk pada sirkulasi air kolam renang.

Ujungnya, sistem sirkulasi yang buruk ini akan membuat kualitas air kolam renangnya menjadi buruk dan tidak sehat.

Oleh karena itu, penting sekali untuk kita tahu sebenarnya apa saja bagian pemipaan kolam renang serta seperti apa teknis instalasi yang baik dan benar.

Jika Anda seorang karyawan kontraktor kolam renang, maka ini bisa menjadi pengetahuan berharga untuk pekerjaan Anda.

Sementara, jika Anda orang biasa yang saat ini atau suatu saat nanti ingin membangun kolam renang, Anda jadi bisa mendiskusikannya dengan kontraktor kolam renang yang Anda percayai.

Jenis-Jenis Sistem Pemipaan untuk Sirkulasi Air di Kolam Renang

Pada sistem pemipaan kolam renang, ternyata ada banyak pipa-pipa yang saling tersambung dan berbeda-beda jalur sambungannya.

Ada yang mengarah ke inlet, maindrain, filter, dan sebagainya. Nah, karena sambungan tersebut berbeda-beda maka sistem pemipaan kolam renang ini bisa dibagi menjadi beberapa jenis:

Pipa Jalur Utama Skimmer dan Overflow

Jenis sistem pipa yang pertama adalah pipa yang paling vital yaitu pipa instalasi skimmer atau overflow. Tanpa pemipaan ini maka kolam renang Anda tidak akan bersirkulasi dengan baik.

Jalur Skimmer, sistem pemipaan ini mengalirkan air kolam dari skimmer box menuju pompa. Tipe instalasi pipa seperti ini hanya terdapat pada model kolam renang skimmer. Dalam mekanismenya, skimmer box berperan menggantikan balancing tank.

Jalur Overflow, kemudian ada sistem pemipaan yang paling rumit pada kolam overflow. Ada pipa yang terhubung antara gutter (saluran air) ke bagian bak penampung (balancing tank).

Air yang terdapat pada bagian tersebut selanjutnya akan mengalir ke filter lalu selanjutnya kembali ke badan kolam renang melalui inlet.

Pipa Jalur Inlet

Sistem pemipaan kolam renang yang mengarah ke jalur inlet ini berfungsi untuk menghubungkan antara filter dan lubang nozzle.

Untuk Anda yang belum tahu dimana posisi inlet, perhatikan sisi kanan dan kiri kolam renang.  Umumnya, ada beberapa lubang yang menempel pada dinding kolam, yang mana fungsinya adalah untuk menyalurkan air bersih setelah proses penyaringan pada tabung filter.

Apabila jalur pipa inlet ini rusak atau pecah maka harus secepatnya diganti sebelum berdampak serius yaitu menjadikan air keruh dan kotor.

Pipa Jalur Vacuum

Pada saat melakukan perawatan kolam renang, ada alat tambahan khusus yaitu vacuum.  Alat ini berfungsi untuk menyedot kotoran yang mengendap di bagian dasar kolam renang.

Air yang tersedot oleh vacuum ini akan mengalir menuju filter kolam renang untuk melalui proses penyaringan. Air yang sudah bersih akan mengalir kembali ke kolam renang. Pipa jalur vakum ini umumnya dipasangkan dengan selang khusus selama proses perawatan berlangsung.

Pipa Jalur Maindrain

Selanjutnya, ada sistem pipa jalur maindrain yang letaknya ada di bagian paling bawah kolam renang. Fungsinya adalah untuk mengalirkan air saat terjadi pengurasan kolam renang.

Selain itu, pada saat proses vacuum, jalur maindrain ini akan tertutup. Karena memang dioperasikan khusus untuk pengurasan air kolam renang.

Pipa Jalur Backwash

Selanjutnya, ada juga pipa jalur backwash yang berfungsi untuk mengalirkan kotoran dari tabung filter pada saat pencucian berlangsung.

Disini terjadi proses backwash, bertujuan untuk membersihkan pasir filter agar performa penyaringannya jadi lebih baik.

Air yang kotor akan terus mengalir melalui sistem pemipaan kolam renang backwashing ke jalur pembuangan.

Kebutuhan Bahan untuk Instalasi Pipa Kolam Renang

Instalasi pemipaan kolam renang merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembangunan kolam renang yang tidak boleh diabaikan.

Dalam melakukan instalasi ini, diperlukan berbagai alat dan bahan yang tepat. Berikut adalah daftar kebutuhan alat dan bahan untuk instalasi pemipaan kolam renang:

1. Pipa PVC

Pipa PVC (Polyvinyl Chloride) adalah komponen utama dalam instalasi pemipaan kolam renang. Pipa ini tahan terhadap korosi dan memiliki daya tahan yang baik terhadap tekanan air, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk sistem pemipaan.

2. Fitting Pipa

Fitting pipa digunakan untuk menyambungkan beberapa bagian pipa, seperti elbow (siku), tee, dan couplings. Fitting ini juga tersedia dalam bahan PVC dan harus dipilih sesuai dengan ukuran pipa yang digunakan.

3. Pompa

Pompa berfungsi untuk mengedarkan air dalam kolam dan menjaga sirkulasi. Layaknya organ vital dalam sistem kolam renang, pompa ini membantu dalam proses filtrasi dan memastikan air tetap bersih.

4. Filter

Filter diperlukan untuk menyaring kotoran dan partikel yang ada dalam air kolam. Terdapat berbagai jenis filter yang dapat dipilih, seperti sand filter, cartridge filter, atau DE filter, tergantung pada ukuran dan jenis kolam.

5. Klep dan Valve

Klep dan valve digunakan untuk mengontrol aliran air dalam sistem pemipaan. Penggunaan klep yang baik akan memudahkan dalam proses pemeliharaan maupun perbaikan sistem, karena kita dapat menutup aliran air pada bagian tertentu.

6. Alat Ukur

Menggunakan alat ukur seperti water level finder, meteran, dan alat ukur tekanan air sangat penting untuk menentukan ketinggian dan kedalaman pemasangan pipa, serta memastikan sistem berfungsi secara efisien.

7. Bor dan Alat Pemotong

Bor diperlukan untuk membuat lubang-lubang pada dinding kolam untuk mengalirkan pipa, sedangkan alat pemotong digunakan untuk memotong pipa PVC sesuai panjang yang dibutuhkan.

8. Solder dan Lem PVC

Untuk menyambungkan pipa dengan fitting secara permanen, kita memerlukan lem PVC yang berkualitas tinggi. Lem ini akan menciptakan sambungan yang kokoh dan tahan lama.

9. Timbangan dan Alat Pengukur Tekanan

Timbangan diperlukan untuk memastikan tekanan air dalam sistem berada pada tingkat yang aman, sehingga tidak merusak pipa dan fitting yang dipasang. Alat ukur tekanan akan membantu pada saat pengujian setelah instalasi selesai.

Hal-Hal Penting Pra Pengerjaan Pemipaan

Sebelum masuk ke gambar instalasi pipa kolam renang, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengerjakan instalasi pipa kolam renang, diantaranya:

Pilih Pipa dengan Kualitas Terbaik

Pertama, penting untuk memilih pipa berkualitas. Diantara yang bagus untuk pipa instalasi kolam renang adalah standar AW PVC.

Alasan sederhananya, yaitu karena pipa ini sangat kuat dan tahan efek zat kimia yang biasanya terdapat pada bahan kimia kolam renang.

Tentukan Ukuran Pipa Berdasarkan Jalur Penempatan

Pemipaan kolam renang membutuhkan spesifikasi ukuran yang bervariasi mulai dari 1,5 inch, 2 inch, hingga 3 inch. Dalam menentukan ukuran biasanya didasarkan pada tarikan dan kapasitas/luas kolam renang itu sendiri.

Namun, biasanya pilihan standarnya adalah pipa ukuran 1,5 inch untuk maindrain dan inlet. Ukuran ini umumnya  dipakai untuk pemipaan kolam renang skimmer.

Hitung Jumlah Pipa dan Instalasi

Jumlah batang pipa yang di butuhkan pada pembuatan kolam renang juga berbeda-beda. Satu hal yang pasti, sirkulasi kolam renang overflow membutuhkan lebih banyak tambahan pipa untuk bagian balancing tank dan gutter.

Selain jumlahnya, proses instalasinya juga harus hati-hati dan teliti guna memastikan bagian pipa terpasang kuat.

Anda sebagai konsumen atau yang ingin membangun kolam renang, sebetulnya tidak perlu memikirkan hal-hal diatas sekalipun itu penting. Pasrahkan saja pada petugas dari kontraktor yang akan mengerjakan projek kolam renang Anda.

Contoh Gambar Instalasi Pipa untuk Sirkulasi Air Kolam Renang Overflow

Contoh Gambar Instalasi Pipa Kolam Renang Overflow

Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat untuk Anda yang sedang berencana membangun kolam renang. Salam sukses! <LH>